|
Ditunjuknya Darmin Nasution sebagai calon tunggal Gubernur BI oleh SBY, adalah bentuk kekalahan politik Partai Golkar di bawah nahkoda Aburizal Bakrie untuk kesekian kali.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Institute For National Strategic Interest and Development (INSIDe), Danial Nafis.
“Ditunjuknya Darmin oleh SBY, yang meskipun diketahui publik, Darmin masih penuh dengan beban politik, khususnya Century, adalah kekalahan partai-partai pengusung opsi C hak angket Century,” kata Danial Nafis di Jakarta, Senin (14/6).
Masuknya Ical sebagai Ketua Harian Setgab Koalisi, yang menggeser Hatta Rajasa, ternyata belum mampu mengimbangi pengaruh Hatta Rajasa di lingkar top pengambil kebijakan. Penunjukkan Darmin adalah bukti kemenangan Hatta Rajasa yang kedua kalinya, setelah penunjukkan Agus Martowardoyo sebagai Menkeu.
”Ini menunjukkan Golkar tidak sekuat gambaran dan hitungan politik diatas kertas yang selama ini digembor-gemborkan,” tegas Nafis.
Ditegaskan Danial, paket Agus Martowardoyo dan Darmin adalah endorsement Hatta Rajasa kepada Presiden SBY, selain pula sebagai penguatan tim ekonomi. Usulan PAN lebih bisa diterima oleh SBY dibandingkan dengan Golkar yang selalu melakukan manuver politik.
Sumber: RMOL |